Indonesia |  English Welcome to TELKOM R&D Center
Jumat, 30 Juli 2010 Depan      Profil      Kontak      Peta Situs
Uji Perangkat
Dokumen
Berita
Artikel
Kegiatan
Kerja Praktek
Member Area
Username: 
Password: 
Daftar Pemohon

Lupa password Pemohon?

Hit Counter:
465763

  
9 Januari 2007 - 04:06:08 PM
TELKOM Perkenalkan Inovasi Televisi Berbasis Internet


Bandung

PT TELKOM berhasil melakukan uji laboratoriun pengembangan televisi berbasis internet protocol atau IPTV yang akan dilakukan hingga Juli dan dilanjutkan uji pasar, dengan harapan produk IPTV bisa dipasarkan awal tahun 2008. Dalam uji laboratorium yang dilakukan oleh Divisi Research & Development Center (RDC) TELKOM di Bandung (8/1), ditampilkan bagaimana sebuah televisi berbasis Internet Protocol (IP) yang bisa menyajikan aneka layanan di luar semata-mata siaran televisi. Akses IPTV yang bisa dilakukan dengan jaringan yang memiliki kecepatan minimal 2 megabyte per detik ini, bahkan bisa menampilkan tayangan yang diinginkan dan dipesan oleh pelanggan.

Direktur Utama PT Telkom Arwin Rasyid, mengatakan, produk IPTV bukan sekadar televisi yang hanya menyiarkan tayangan-tayangan televisi, melainkan menyediakan pula fasilitas layanan interaktif berbentuk personal video recording hingga mengakses internet dan layanan data sesuai kebutuhan konsumen. “IPTV merupakan teknologi terbaru layanan berbasis Internet Protocol yang dikembangkan beberapa operator telekomunikasi di dunia. Paling cepat TELKOM akan meluncurkan IPTV ini tahun depan,”ungkap Arwin, usai launching lab trial layanan IPTV di Gedung Menara R&D Center, didampingi Direktur Network & Solution, Abdul Haris, Direktur Consumer, Guntur Siregar dan SGM R&D Center, Taufik Hasan.

Arwin menambahkan, peluang pasar IPTV cukup besar, sebab, di Indonesia terdapat sekitar 28 juta rumah tangga yang memiliki TV, 95.000 di antaranya sudah memanfaatkan layanan broadband Speedy. Sementara itu, masih terdapat sekitar 10 juta rumah tangga di kota-kota besar yang sudah memiliki TV yang merupakan target pasar IPTV.

Jaringan IPTV itu, kata Direktur Network & Solution, Abdul Haris, akan memanfaatkan 8,7 juta kabel jaringan telepon tetap (fix telephone) di seluruh Indonesia. Setidaknya, tersedia 5 juta kabel untuk digunakan sebagai jaringan IPTV, yang selama ini disiapkan untuk jaringan internet Speedy. Sementara Direktur Consumer PT Telkom Guntur Siregar menambahkan, setelah uji laboratorium, yang terkait dengan kecepatan akses, selanjutnya IPTV akan diuji pasar terlebih dulu, sebelum diluncurkan ke pasar. Saat peluncuran pertama, IPTV akan diprioritaskan kepada pelanggan yang memiliki akses Speedy tidak terbatas. Jumlahnya 20-25 persen dari 95.000 pelanggan Speedy.

Layanan IPTV TELKOM

Senior General Manager R&D Center TELKOM, Taufik Hasan menjelaskan, IPTV merupakan suatu layanan yang memberikan content-content visual dan juga bisa ber-interaktif. Ragam layanan yang bisa dinikmati antara lain :

Electronic Program Guide, yaitu layanan interaktif bagi user untuk memilih channel yang ada dan melihat program dari masing-masing channel dalam jangka waktu 24 jam. Selama melakukan pemilihan channel, user masih tetap dapat melihat siaran TV yang sedang berlangsung.

Broadcast/Live TV, yaitu layanan siaran televisi yang dipancarkan oleh stasiun-stasiun  televisi umum seperti TransTV, RCTI, SCTV, MetroTV dan lain-lain. Layanan ini dapat dinikmati oleh user seperti layaknya berlangganan pay TV.

 Personal Video Recording, yaitu layanan untuk menyimpan suatu siaran TV di dalam server. User dapat memilih suatu periode waktu tertentu untuk melakukan penyimpanan dari siaran TV. Server akan memberikan kuota penyimpanan dalam server berdasarkan lama waktu penyimpanan, misalnya 100 menit atau 200 menit. Setelah kuota tersebut terpenuhi, untuk dapat merekam program yang lain, user harus menghapus rekaman yang ada sampai kuota penyimpanan tersedia.

Pause TV, yang memungkinkan user untuk dapat menonton siaran TV yang telah lewat walau tanpa melakukan perekaman. Jangka waktu menonton mundur siaran TV berkisar antara 10 hingga 30 menit.  Dalam jangka waktu tersebut, user dapat melihat kembali suatu kejadian yang disiarkan di TV, yang karena sesuatu hal terlewatkan atau ingin dilihat kembali.

Video on Demand, yakni suatu siaran video berdasarkan permintaan user. Layanan ini adalah layanan berbayar, dimana user akan memilih video yang ingin diputar, selanjutnya akan mengurangi nilai simpanan user sebelum video tersebut dimainkan. Setiap video yang dibayar, akan mempunyai periode waktu tertentu untuk dapat diputar. Setelah periode waktu berakhir, user harus membayar kembali agar dapat memutar video tersebut.

Music on Demand, yaitu layanan pembelian lagu berdasarkan permintaan user. Layanan ini merupakan layan berbayar, dimana user akan memilih lagu yang ingin diputar untuk selanjutnya akan mengurangi nilai simpanan user sebelum lagu tersebut dimainkan.

Gaming, yakni layanan yang dapat dimainkan oleh user melalui perangkat TV dengan atau tanpa perangkat tambahan. Jenis game yang dapat dilayani adalah online gaming dengan multiplayer ataupun single player.

Interactive Advertisement, yakni layanan iklan yang memungkinkan user yang tertarik untuk dapat melihat iklan tersebut dan selanjutnya melakukan pembelian produk yang ditawarkan melalui fitur T-Commerce.

T-Commerce, yaitu layanan transaksi melalui TV. User dapat melakukan pembelian suatu barang yang ditawarkan lewat siaran IPTV melalui TV. Transaksi ini berhubungan langsung dengan payment system untuk melakukan pembayaran barang yang dibeli, selanjutnya barang akan dikirim ke user.

News on Demand, yaitu layanan siaran berita sesuai permintaan user. User dapat memilih siaran suatu berita tertentu yang ingin dilihat, selanjutnya sistem IPTV akan memutar siaran yang dipilih tersebut.

Data on Demand, layanan berbasis data yang dapat memberikan informasi sesuai kebutuhan user. Dalam layanan ini termasuk layanan weather on demand, internet access dan stock exchange information. Layanan berbasis data ini akan terhubung langsung ke internet, sehingga data yang didapat real time dan up to date.

Pay per View, yakni layanan siara TV komersial yang hanya dapat dinikmati oleh user yang membayar. Acara-acara seperti piala dunia sepakbola, tinju, golf dan siaran olahraga ataupun siaran eksklusif tertentu dapat dinikmati oleh user yang benar-benar tertarik dan mampu membayar siaran tersebut. @ [Purel – RDC]


Data 1 - 4 of 148 [Total 37 Pages]
Arsip Berita
14 Juli 2010
Karyawan/ti RDC dan IBO Telkom Gerlong Peduli Korban Kebakaran JL Bima Cicendo
Kebakaran yang terjadi di RT 09 dan 10 RW 04 Kelurahan Arjuna, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung Jawa Barat (26/6) telah meluluh lantakkan puluhan rumah .....
2 Juni 2010
BIZTECH Summit 2010 : “TIME, As New Business Engine : Opportunity, Challenge and Trend”
Inovasi khususnya konten yang berorientasi kepada kebutuhan pengguna merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam peta kompetisi telekomunikasi yang .....
19 Mei 2010
RDC selenggarakan sosialisasi aplikasi i-CHAT dan penyerahan bantuan Komputer ke SLB di Bali
RDC kembali melakukan sosialisasi aplikasi i-CHAT yang disertai penyerahan bantuan sejumlah komputer lengkap dengan aplikasi i-CHAT kepada SLB-B yang .....
12 Mei 2010
R&D Center Menyelenggarakan Workshop Sistem Peringatan Dini Tsunami dengan Menggunakan VIPO
Tim Pengembang VIPO R&D Center pada hari Selasa 11 Mei 2010 bekerja sama dengan Depkominfo, BMKG dan RRI menyelenggarakan Workshop Sistem Peringatan D .....
Copyright © 2003-2010 TelkomRDC. All Rights Reserved